Rabu, 23 November 2016

Tugas 3 Pengantar Bisnis Informatika 4ia23 Dede Utomo. NPM: 52413113

NAMA KELOMPOK :
1. Dea Fegy Karina
2. Audiya Rahma
3. Dede Utomo
4. Poppy Chairina
5. Andreas Stefano
6. Ditta Ayudya Novellia


Rencana Pembuatan Perusahaan dalam
Bidang E-Bussiness

Ringkasan tentang Perusahaan
     e-WearMe akan didirikan pada tahun akhir tahun 2017 oleh Dede Utomo, S.T dan tim yang kemudian akan dipimpin oleh Dede Utomo, S.T sebagai CEO e-WearMe. Perusahaan e-WearMe bergerak dalam bidang Penjualan kebutuhan sandang.

Tujuan Perusahaan
     e-WearMe merupakan perwujudan dari konsep DIY(Do It Yours) yang memproduksi industry fashion dengan harga yang murah agar produk domestic tidak kalah bersaing dengan produk industry fashion diluar domestic. E-WearMe akan mengedepankan efisiensi produksi, mutu yang tinggi, dan ketepatan waktu pengiriman dan distribusi yang terkelola dengan baik. 

Visi
     Visi kami adalah memberikan layanan terbaik kepada konsumen dalam menyediakan produk-produk fashion yang berkualitas.

Misi
     Misi kami adalah menjadi perusahaan nomor satu dalam penjualan dan dalam menyediakan barang kebutuhan sandang masyarakat Indonesia.

Hasil Produksi
     e-WearMe memproduksi dan menghasilkan barang yang berkulitas tinggi dalam bidang sandang. Berikut adalah beberapa contoh hasil produksi dari e-WearMe Seperti Pakaian Pria Dewasa, Pakaian Wanita Dewasa dan Pakaian Anak-anak, dll. Sasaran pasar dari e-WearMe mengjangkau seluruh kalangan baik dewasa atau remaja, baik dari kalangan menengah ke bawah maupun kalangan atas. Jalur pendistribusian yang digunakan ialah dengan menggunakan jasa pengiriman.

Kepemilikan Perusahaan
     Bentuk perusahaan dari e-WearMe adalah sole proprietorship (Perusahaan perseorangan) dan dimiliki oleh satu orang sebagai pemilik tunggalnya.

Profil Perusahaan

Sejarah Perusahaan “e-WearMe”
     e-WearMe yang akan didirikan pada akhir tahun 2017 ini mempunyai tujuan untuk menjadi produsen sandang teratas dalam pasarnya. Ide mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia sandang ini tercetus setelah melihat berkembang pesat nya era fashion di Indonesia namun tidak diiringi dengan perkembangan pihak produsen yang seimbang sehingga kami melihat adanya peluang untuk bersaing dan menjadi yang teratas dalam menjadi produsen sandang yang menyediakan barang yang berkualitas serta pelayanan yang terbaik.
     e-WearMe sendiri nantinya akan berkantor di Jakarta dengan sistem sewa dan akan disertai dengan fasilitas-fasilitas yang mendukung. Komputer dengan spesifikasi yang memadai pastinya akan disediakan karena e-WearMe sendiri berupa perusahaan yang akan memulai Penjualan nya melalui internet dan sehingga proses pemasaran dan maintenance produk akan dilakukan melalui komputer. Adapun juga beberapa ruangan yang di desain khusus dan bertujuan agar menambah produktivitas para pekerjanya salah satunya adalah ruangan bagi para tim desainer yang nantinya akan menghasilkan karya-karya bagi produk e-WearMe.
     Kualitas produk merupakan salah satu hal yang penting dan diutamakan dalam perusahaan e-WearMe. Produk yang akan disediakan oleh e-WearMe berupa pakaian pria, pakaian wanita serta pakaian anak-anak baik mulai dari bayi sampai remaja. Semua produk e-WearMe ini akan diproduksi oleh para orang-orang yang ahli dalam bidangnya sehingga dari segi bahan dan kualitas jahitan nya tidak perlu lagi di pertanyakan kualitasnya karena quality control e-WearMe menerapkan standar yang tinggi dalam proses produksi. Selain dari segi kualitas produk, e-WearMe juga akan bersaing dalam segi harga sehingga akan menetapkan harga yang seimbang dengan kualitas namun tetap dapat dijangkau oleh semua kalangan. Salah satu kelebihan produk e-WearMe lainnya adalah dari segi model yang selalu up-to-date mengikuti perkembangan fashion dunia sehingga para konsumen akan tertarik oleh produk e-WearMe ditambah lagi dengan beberapa kebijakan yang memihak kepada konsumen yaitu masalah garansi terhadap produk yang nantinya jika ada konsumen yang tidak puas dengan kualitas barang dapat melaporkan nya ke layanan konsumen dan nantinya akan di pertimbangkan apakah layak mendapat garansi penggantian produk baru.

Tim Manajemen
a. Dede Utomo, S.T, M.T
Posisi   : CEO, Pengembangan Organisasi dan Perusahaan
Lahir di Bekasi 22 tahun yang lalu dan sebelumnya adalah Direktur Zara Indonesia pada tahun 2015 silam. Pria tamatan almamater Universitas Gunadarma ini mencoba untuk mencoba untuk membangun perusahaan fashion sendiri dan tentunya karya anak bangsa. 

b. Dea Fegy Karina, S. Ds, M. A
Posisi   : Design Executive
Wanita alumni almamater Massachusetts Institute of Technology (MIT) untuk meraih gelar Magister nya ini adalah wanita kelahiran Sukabumi tahun 1995. Sebelumnya, dia bekerja sebagai Technical Artists di Pixar Animation Studios dan sekarang lebih memilih pulang ke negaranya sendiri untuk mencoba menerapkan apa yang dia dapatkan selama di luar negeri dan menerapkannya di Indonesia.

c. Poppy Chairina, S. T,  M. T
Posisi   : Design Creative Spv
Mantan Lead Design Creative Louis Vuitton Indonesia ini bergabung di e-WearMe baru-baru ini. Wanita berusia 23 tahun ini menyelesaikan gelar Magister nya di Institut Teknik Bandung. Menjadi ketua club desainer ITB dan mendapat banyak penghargaan di usia muda nya, sangat membantu karirnya melonjak pesat.

d. Audiya Rahma, S. E
Posisi   : Operational and Marketing Executive
Sebagai penanggung jawab produk, wanita asal Jakarta ini sebelumnya sudah berpengalaman sebagai Operational di Lazada Express selama lebih dari dua tahun.  

e. Andreas Stefano, S. E
Posisi   : Marketing Executive Manager
Pria kelahiran 1995 yang berperan penting dalam strategi pemasaran e-WearMe untuk luar ataupun dalam negeri ini adalah salahsatu alumni terbaik fakultas ekonomi Universitas Indonesia. Dia memiliki ide-ide nya yang sangat kreatif dalam pemasaran produk e-WearMe, sehingga walaupun baru didirikan, e-WearMe bisa dipasarkan hingga ke luar Indonesia.

f. Ditta Ayudya, S. Mn.
Posisi   : Sales Executive Manager
Sebagai ujung tombak dari e-WearMe, wanita ini adalah alumni almamater Universitas Gunadarma terbaik di angkatannya. Kecakapan berbicaranya dapat memikat banyak klien dengan mudahnya, baik dari luar ataupun dalam negeri.

Strategi Pemasaran
     Strategi pemasaran yang digunakan oleh e-WearMe adalah dengan melalui penyebaran iklan elektronik yang akan dimunculkan di beberapa stasiun televisi serta beberapa situs yang sering dikunjungi dengan begitu para konsumen akan mengenal profil dari e-WearMe serta bidang apa yang digeluti oleh e-WearMe serta pada grand opening nya perusahaan kami akan melakukan Pameran produk e-WearMe yang dapat dikunjungi oleh siapa saja.

Analisis Pasar
     Segmentasi pasar yang mempengaruhi bisnis e-WareMe adalah segmentasi pasar berdasarkan sociocultural. Karena pada segmentasi ini, konsumen dibagi ke dalam segmen yang sesuai tahap pada bagian daur hidup keluarga, kelas sosial, budaya dan sub budaya, serta lintas budaya atau segmentasi pemasaran global. Dan perusahaan kami mengevaluasi produk kami agar produk kami bisa diterima di kalangan masyarakat golongan apapun.

Rancangan Tampilan
Rancangan Logo


Rancangan Menu

Rancangan Tentang

Analisa Keuangan
     Pangsa pasar yang luas dari perusahan e-WearMe sehingga dibutuhkan biaya startup yang cukup besar untuk memenuhi biaya produksi pakaian dalam pembelian bahan baku serta biaya operasional penjahitan. Maka dari itu tim manajemen telah melakukan analisa serta perincian dana yang dibutuhkan serta sumber-sumber pendanaan yang diperlukan dalam menjalankan bisnis ini.

Biaya Startup


Selasa, 01 November 2016

Tugas ke 2 Pengantar Bisnis Informatika


MK: Peng Bisnis informatika
52413113/ Dede Utomo / 4ia23
Materi Tugas : SDM dan Tanggung Jawab sosial
Dosen : Rina Noviana
Tugas ke : 2

1. Perencanaan dan perekrutan Tenaga kerja






Sebagai seorang profesional SDM, maka sangan penting untuk menentukan siapa yang akan diopekerjakan, harus sesuai  serta kompeten dengan posisi yang dibutuhkan. Perencanaan personalia adalah langkah pertama dalam proses perekrutan seleksi. Serangkaian proses yang dilakukan dalam perekrutan karyawan diantaranya:
  1. Menentukan posisi yang akan direncanakan dan memprediksi personel
  2. Mencari calon karyawan untuk pekerjaan yang diinginkan dengan merekrut calon internal atau eksternal
  3. Meminta pelamar untuk mengisi formulir aplikasi dan mengikuti wawancara penyaringan awal
  4. Menggunakan tehnis seleksi seperti ujian, pemeriksaan latar belakang, dan ujian untuk mendapatkan calon karyawan yang mampu bertahan
  5. Menentukan kepada siapa tawaran itu diberikan, dengan meminta penyelia dan yang lain dalam tim untuk mewaeancarai yang bertahan.



Merencanakan dan Memprediksi Pekerjaan
Adalah proses menentukan posisi yang akan diisi dalam perusahaan, dan bagaimana mengisisnya. Mencakup semua posisi yang harus diisi dimasa depan, dari petugas pemeliharaan hingga CEO. Namun kebanyakan perusahaaan menmenggunakan proses yang mengacu pada bagaimana eksekutif yang penting bagi perusahaan. Ini adalah bagian integral dari strtegi perusahaan dan proses perencanaan SDM.

Memprediksi Kebutuhan Personel
Pendekatan perencanaan personel paling umum menggunakan tehnik sederhana seperti analisis ratio, atau analisis tren untuk memperkirakan kebutuhan staf berdasar proyeksi penjualan dan catatan sejarah penjualan tehadap kaitanya penjualan personel. Sedangkan proses umum diantaranya memprediksi pendapatan, kemudian memperkirakan ukuran staf yang dibutuhkan untuk mencapai volume pendapatan yang diharapkan. Tehnik yang digunakan diantaranya:

1. Analisis tren


Mempelajari variasi dalam level pekerjaan perusahaan dalam beberapa tahun terahir untuk memprediksi kebutuhan masa depan. Analisis ini dapat memberikan informasi perkiraan awal, tetapi level pekerjaan jarang hanya bergantung pada ukuran waktu. Faktor lain : perubahan produktivitas dan volume hasil penjualan.

2. Analisis ratio
Berarti membuat prediksi berdasarkan ratio.seperti faktor penyebab dan jumlah karyawan yang dibutuhkan.

3. Scatter plot (gambar)
Memperlihatkan secara grafis bagaimana dua variabel seperti ukuran bisnis dan level penyusunan staf perusahaan itu berhubungan. Secara sederhana ada beberapa permasalahan dalam pendekatan ini, diantaranya:
  1. Mereka fokus secara eksklusif pada proyeksi volume penjualan dan hubungan sejarah penjualan/personel, dan secar umum mengasumsikan bahwa struktur dan aktivitas perusahaan saat ini akan terus berlanjut dalam perusahaan.
  2. Mereka umumnya tidak mempertimbangkan dampak inisiatif strategis perusahaan yang mungkin terjadi pada level penyusunan staf dimasa depan.
  3. Mereka cenderung mendukung secar kompensasi yang sudah ketinggalan zaman, yang memberi penghargaan pada manajer untuk pengelolaan staf yang makin besar, dan tidak akan mendapati manajer yang meneruskan upaya memperluas staf mereka tanpa memandang kebutuhan strategis perusahaan.
  4. Mereka cenderung “mematangkan” ide yang tidak produktif bahwa meningkatkan jumlah staf adalah hal yang tidak bisa dihindari.
  5. Mereka cenderung untuk memvalidasi dan menginstitusionalkan proses perencanaan yang ada dan cara melakukanya, bahkan dalam menghadapi perubahan yang cepat.
  6. Menggunakan komputer untuk meramalkan kebutuhan personel


Dengan program ini pengusaha dapat dengan cepat dan mudah untuk menerjemahkan produktivitas yang diproyeksikan dan level penjualan kedalam ramalan kebutuhan personel, serta memperkirakan efek dari beragam produktivitas dan asumsi level penjualan atas kebutuhan personel. Apapun metode yang digunakan, managerial judgment akan berperan penting mengingat perubahan dimasa depen.

Meramalkan pasokan tenaga kerja dari dalam
Tugas utamanya disini adalah menentukan karyawan saat ini mana yang memenuhi syarat untuk lowongan yang diproyeksikan. Untuk itu harus mengetahui beberapa keterampilan karyawan sebagai kualifikasi mereka saat ini.

Sistem manual dan bagan pengganti

Para manajer menggunakan beberapa perangkat manual sederhana untuk menelusuri kualifikasi karyawan. Persediaan personel dan catatan perkembangan menyusun informasi kualifikasi atas setiap karyawan.
  1. Sistem informasi terkomputerisasi
  2. Perusahaan menelusuri kualifikasi dengan informasi terkomputerisasi yang ada dalam berbagai sofware. Mencakup informasi latar belakang karyawan, pengalaman, dan keterampilan dalam menggunakan internet perusahaan.
  3. Maslah privasi
  4. Beberapa alasan yang menguatkan pentingnya pengamanan data dalam bank personel perusahaan diantaranya : seperti banyak informasi karyawan dalam bank data, akses internet yang makin memudahkan mengakses data ini, undang undang yang memberikan hak hukum kepada karyawan mengenai siapa yang memiliki akses kepada informasi tentang sejarah kerja dan prestasi pekerjaan mereka.



Meramalkan pasokan dari luar
Bila tidak memiliki kandidat yang cukup dari internal, maka yang diantisipasi adalah mempersiapkan dan fokus dikarenakan ketersediaan kandidat dari luar. Dalam taraf pengangguran rendah, biasanya makin sulit untuk merekrut karyawan. Rencana ini juga harus meramalkan ketersediaan kandidat yang potensial dalam pekerjaan yang spesisifik.

Perekrutan yang efektif
Dalam mengasumsikan perusahaan mengotorisasikan untuk mengisi sebuah posisi, langkah berikutnya adalah mengembangkan sejumlah pelamar. Makin banyak pelamar yang didapatkan, maka akan semakin selektif dalam mempekerjakanya. Perkrutan yang efektif semakin penting karena beberapa alasan diantaranya:
1.      terjadi perubahan yang dramatis sehingga terjadi kekurangan pasokan tenaga kerja
2.      Beberapa metode perekrutan yang baik tergantung pada jenis pekerjaan dan yang menjadi sumbernya
3.      Keberhasilan rekrutmen bergantung pada luasan area masalah dan kebijakan non rekrutmen SDM

Mengorganisasikan fungsi perekrutan
Perusahaan besar harus memutuskan perekrutan karyawan secara keseluruhan. Apakah akan dilaksanakan dikantor pusat atau didesentralisasikan kebernagai kantor perusahaan. Keuntungan sentralisasi fungsi perekrutan adalah memudahkan untuk mengaplikasikan prioritas strategis perusahaan secara keseluruhan. Melakukan perekrutan secara terpusat juga mempunyai keuntungan diantaranya memudahkan meyebarluaskan biaya dari tehnologi baru (berbasis informasi internet) pada lebih banyak departemen, membentuk tim ahli perekrutan, dan memudahkan untuk mengidentifikasi mengapa perekrutan yang dilakukan berjalan dengan baik. Metode ini juga menghasilkan kesesuaian/sinergi. Dalam konteks ini kerjasama lini dan staf sangatlah penting.

Mengukur efektivitas perekrutan
Perusahaan skala kecilpun menghabiskan biaya yang banyak untuk merekrut karyawan, dalam hal ini pengusaha harus menyeleksi calon karyawan yang berkualitas, tidak hanya pelamar. Car yang lugas untuk melakukanya adalah dengan menilai pelamar melalui berbagai sumber, menggunakan perangkat seleksi prepenyaringan. Beberapa pengusaha menggunakan piramida hasil perekrutan untuk menghitung jumlah pelamar yang harus mereka hasilkan untuk mempekerjakan jumlah karyawan baru yang dibutuhkan.

Sumber Kandidat daridalam
Perekrutan mungkin dapat mengingatkan kita tentang agen pekerjaan dan iklan khusus, tetapi karyawan yang telah ada saat ini sering merupakan sumber kandidat yang terbaik. Mengisi posisi yang kosong dengan kandidat dari dalam memiliki keuntungan. Diantaranya sebenarnya tidak ada pengganti untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan seorang kandidat, mungkin juga kandidat dari dalam lebih berkomitmen terhadap perusahaan, semangat juang muncul ketika ada promosi sebagai penghargaan kesetiaan dan kompetensi, membutuhkan sedikit orientasi dan pelatihan. Meski demikian, ada juga kekuranganya. Diantaranya, banyak karyawan pelamar yang gagal menjadi tidak puas, sehingga dibutuhkan pendekatan untuk menyampaikan alasan kenapa mereka gagal.
1. Menemukan kandidat internal
Untuk menjadi efektif, promosi dari dalam membutuhkan penggunaan publikasi pekerjaan, catatan personel, dan data bank keterampilan. Publikasi pekerjaan berarti mempublikasikan pekerjaan yang kosong kepada karyawan dan menyebut atribut pekerjaan itu, seperti kualifikasi, penyelia, jadwal kerja, dan taraf penggajian.

2. Mempekerjakan kembali karyawan
Mempunyai keuntungan karena telah mengenal budaya, gaya, dan cara perusahaan melakukan banyak hal. Disisi lain karyawan yang telah keluar mungkin kembali dengan sikap yang kurang posistif. Untuk itu mungin bisa diantisipasi dengan memberikan semacam indikasi bonus atau penghormatan ketika mereka dikeluarkan dari perusahaan. Hal itu bisa memberi nilai yang positif karena karyawan yang keluar tersebut bisa memanfaatkan waktu untuk refresing, dan penyegaran.

3. Perencanaan penggantian
Meramalkan ketersediaan kandidat eksekutif dari dalam adalah sangat penting dalam perencanaan penggantian. Proses memastikan pasokan pengganti yang cocok untuk pekerjaan senior atau pekerjaan kunci pada saat ini dan saat yang akan datang. Biasanya meliputi tiga tahap, mengidentifikasi dan menganalisis pekerjaan kunci, menciptakan dan menilai calon karyawan, dan menyeleksi mereka yang akan mengisi posisi tersebut.



Sumber Kandidat Dari luar
Persahaan tidak selalu mendapatkan semua karyawan yang mereka butuhkan dari staf yang ada saat ini, dan terkadang juga mereka tidak ingin seperti itu. Berikut sumber sumber yang dibutuhkan perusahaan untuk mendapatkan kandidat dari luar.

1. Periklanan
Semua orang telah mengenal iklan lowongan pekerjaan, agar berhasil maka pengusaha harus menekankan pada:

2. Media
Media terbaik adalah koran lokal atau internet, tergantung dengan posisi yang dibutuhkan. Tehnologi memungkinkan perusahaan lebih kreatif lagi dalam memasang iklan bagi pelamar.

3. Membuat iklan
Pembuat iklan yang berpengalaman menggunakan teori yang disebut AIDA (Attention/Perhatian, Interest/minat, Desire/keinginan, Action/tindakan) untuk mengembangkan iklan. Perluasan dan kapitalisasi pada persetujuan komunikasi akan membuktikan metode ekonomis dan sangat efektif untuk meningkatkan investasi.

4. Agen agen pekerjaan
Dalam setiap negara memiliki agen perusahaan, ada tiga jenis agen perusahaan, diantaranya:

Agensi publik dan non profit
Agen pelayanan pekerjaan ini dijalankan oleh publik dan negara. Menyediakan informasi lowongan pekerjaan yang ada dari setiap daerah. Ada juga agen kesejahteraan publik yang berusaha membantu anggotanya mendapatkan pekerjaan.
1.      Agensi swasta
Sumber penting personel klerikal kerah putih dan manajerial. Menggunakan upah untuk setiap pelamar yang mereka tempatkan dan biasanya pengusaha yang membayarkanya.

Banyak yang beralih ke agensi karena:
  1. Departemen tidak memiliki departeman SDM dan tidak mampu melakukan penyaringan dan perekrutan
  2.  Perusahaan anda dimasa lalu mengalami kesulitan untuk menarik pelamar yang memenuhi syarat
  3. Anda harus mengisi lowongan tertentu secara cepat
  4. Dirasakan ada kebutuhan untuk menarik sejumlah pelamar minoritas atau wanita
  5. Anda ingin merekrut orang orang yang saat ini telah bekerja, yang mungkin merasa lebih nyaman berhadapan dengan agensi daripada dengan perusahaan
  6. Anda ingin memotong waktu yang anda berikan untuk wawancara


Meski demikian agensi bukanlah obat mujarab karena ada pengujian yang tidak tepat yang dilakukan oleh agensi tersebut, untuk menghindarinya;
  1. Berikan gambaran yang dibutuhkan secara akurat dan lengkap
  2. Ujian aplikasi kosong dan wawancara harus merupakan bagian dari proses seleksi agen
  3. Secara periodik meninjau data calon karyawan yang diterima atau ditolak oleh perusahaan anda dan oleh agensi.
  4. Menyeleksi dengan agen tersebut, atau berbicara kepada manajer SDM perusahaan yang lain untuk mengetahui agen mana yang paling efektif dan  sesuai yang diinginkan.




Organisasi temporer dan penyusunan staff
Pengusaha sering menambahkan tenaga kerja permanen mereka dengan mempekerjakan pekerja borongan atau temporer (paruh waktu) karena mempunyai keuntungan biaya yang lebih  murah untuk proses pengupahanya.

Dalam survey ada 6 hal yang perlu dijadikan perhatian dalam merekrut karyawan temporer berdasar pendapat pekerja:
  •  Mereka diperlakukan tidak manusiawi, tidak pribadi, dan tidak dihargai oleh pengusaha.
  • Tidak aman tentang pekerjaan dan pesimis akan mas depan
  •  Khawatir tentang kekurangan asuransi dan pembayaran pensiun
  • Rancu dalam penugasan pekerjaan
  • Pengangguran terselubung
  • Secara umum marah pada dunia korporasi dan nilai nilainya


Ahirnya saat bekerja dengan agensi temporer pastikan kebijakan dan prosedur dasar berada ditempatnya, termasuk:Pembuatan faktur
  • Kartu absen
  • Kebijakan temporer menjadi permanen
  • Perekrutan dan keuntungan untuk karyawan temporer
  • Aturan berpakaian
  •  Pernyataan kesempatan kerja yang sama
  • Informasi deskripsi pekerjaan





2. Menentukan Sebuah Bisnis
Di era yang serba berkembang seperti sekarang, banyak sekali ide-ide bisnis kreatif dan inovatif yang bermunculan. Biasanya ide bisnis kreatif muncul dari mahasiswa-mahasiswa kreatif yang memiliki keinginan tinggi untuk maju dan membantu sesama.




1. Pertama kalinya
Ciptakanlah sebuah produk atau jasa yang belum ada. Ini memang agak susah untuk didapat, namun bukan berarti tidak bisa. Biasanya bisnis seperti ini suatu saat akan menjadi sebuah kerajaan bisnis yang besar. Salah satu contohnya adalah perusahaan air minum Aqua yang pertama kalinya menjual air putih tanpa rasa di Indonesia.

2. Berbeda
Jika anda tidak bisa menciptakan sebuah bisnis yang pertama kalinya, jadilah yang berbeda. Steve Jobs menciptakan sebuah ipod. Bukan berarti ipod merupakan yang pertama. Sebelumnya sudah ada mp3 device lainnya seperti Walkman (Sony) dan Discman. Steve Jobs berhasil membuatnya berbeda hingga berhasil merajai pasar mp3 device.

3. Yang terbaik
Ini yang paling terakhir. Jika anda tidak bisa menciptakan sebuah bisnis yang pertama dan berbeda, maka buatlah bisnis yang terbaik. Untuk menjadi yang terbaik tidaklah sulit. Anda tidak harus berpusing-pusing lagi mencari ide kreatif. Anda tinggal meningkatkan kualitas yang sudah ada. Misalnya anda membuka sebuah bisnis franchise yang cabangnya sudah ada dimana-mana, sudah pasti bisnis anda bukan yang pertama dan bukan yang berbeda, namun anda dapat membuatnya menjadi yang terbaik, misalnya dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik.

Itulah 3 alasan kenapa sebuah bisnis dapat dibilang kreatif. Namun jika anda adalah orang yang sangat tidak kreatif, anda tidak perlu berkecil hati. Mungkin ada banyak orang yang beranggapan bahwa sebuah kreativitas itu terbentuk dari bakatnya sejak lahir, atau pengaruh dari IQ seseorang. Saya tidak tahu pasti bagaimana kreatifitas itu bisa muncul, namun yang saya tahu kreatifitas itu dapat ditingkatkan.

Tips Meningkatkan Kreatifitas Untuk Mendapatkan Sebuah Ide Bisnis Kreatif

1. Miliki karakter ingin selalu berbuat baik
Jika anda sudah memiliki karakter ini, otomatis anda akan selalu berfikir, “bagaimana ya membuat hal itu menjadi lebih baik”, “bagaimana ya membuat hal itu menjadi lebih bermanfaat”.

2. Membuka diri untuk menjadi orang yang peka
Mulai sekarang, cobalah untuk lebih memperhatikan keadaan sekitar anda. Baik itu di di bis, stasiun, mall, atau bahkan masjid. Karena semua yang anda lihat itu merupakan inspirasi dari terciptanya sebuah ide bisnis kreatif.

3. Memperluas wawasan
Selain itu, anda juga harus memperluas wawasan anda. Sering-seringlah membaca buku, nonton televisi, browsing, bahkan bermain di sosial media dapat memperluas wawasan kita.

Terapkan ketiga tips ini, dijamin tidak lama lagi anda akan mendapatkan sebuah ide bisnis yang kreatif dan inovatif. Anda tidak perlu susah-susah menciptakan sebuah ide bisnis yang pertama kali. Karena sekarang sudah bukan zamannya anda menciptakan telepon, listrik, ataupun pesawat terbang. Cukup ciptakan sebuah ide bisnis yang berbeda dan terbaik, maka anda pun akan bisa sukses.

Sumber:
Garry Desler.
http://www.entrepreneurmuslim.com/bagaimana-cara-menciptakan-sebuah-ide-bisnis-kreatif

Kamis, 29 September 2016

Tugas ke 1 Pengantar bisnis Informatika

Pengantar Bisnis Informatika
1. Fungsi dan bisnis
A.  Pengertian Bisnis
Bapak Peterson bersama Plowman menjelaskan bahwa bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan penjualan ataupun pembelian barang dan jasa yang secara konsisten berulang (a series of activities related to the sale or purchase of goods and services that are consistently repeated). Menurut Peterson dan Plowman, penjualan jasa ataupun barang yang hanya terjadi satu kali saja bukan merupakan pengertian dari bisnis.
Selanjutnya ditambahkan oleh Prof.L.R.Dicksee bahwa pengertian bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui sebuah penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi suatu kebutuhan masyarakat dan untuk mendapatkan keuntungan melalui transaksi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengertian bisnis adalah kegiatan atau bentuk aktivitas penjualan jasa dan barang yang bertujuan utnuk mencari atau memperoleh keuntungan kepada pihak yang berusaha yang berlangsung secara terus menerus selama masih memberikan keuntungan.

B.   Manfaat Bisnis
Berikut beberapa manfaat bisnis:
1.      Memperoleh Penghargaan/Pengakuan
Penghargaan ataupun pengakuan dapat diperoleh dengan berbisnis. Dengan adanya bisnis yang berhasil dan tumbuh dan berkembang serta memberikan dampak positif kepada masyarakat akan memberikan anda pengakuan positif dari masyakat itu sendiri.
2.      Kesempatan Untuk Menjadi Bos bagi DIRI SENDIRI
Kapan lagi anda dapat menjadi bos untuk diri sendiri kalau bukan di bisnis yang anda rintis dan buat sendiri. Dengan berbisnis, anda akan menjadi penentu dan pemimpin dari bisnis anda. Besar kecilnya bisnis anda ditentukan oleh kemampuan anda menjadi bos.
3.      Menggaji diri sendiri
Enak bukan, anda tentukan penghasilan anda sendiri. Itulah manfaat membangun bisnis anda. Jumlah penghasilan dan juga sumber penghasilan anda, anda yang tentukan.
4.      Atur Waktu Anda Sendiri
Jam kerja anda, anda yang atur. Itulah manfaat berbisnis yang keren. Bila anda jadi PNS, jam kerja anda haruslah sesuai dengan permintaan pemerintah. Bila anda menjadi pebisnis, jam kerja menjadi lebih fleksibel. Bila anda lebih ingin bersantai, dengan penghasilan bisnis yang naik, anda dapat merekrut pegawai untuk menggantikan anda. Uenak bukan
5.      Masa Depan yang lebih cerah
Masa depan anda, bisa dikatakan anda yang atur, semakin anda gigih dan semangat berbisnis, anda akan memiliki masa depan yang lebih cerah.

C.  Tujuan Bisnis
Setiap bisnis atau perusahaan berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen, produk dapat berupa barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah unruk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi konsumen.
Tujuan bisnis adalah untung, bisnis merupakan kegiatan ekonomis yang di dalamnya kegiatan tukar-menukar, jual-beli, memproduksi dan memasarkan, belanja-mempekerjakan dan interaksi manusia lainnya. Semuanya dengan maksud memperoleh untung. Keraf menguraikan pandangan ideal motif berbisnis, bisnis adalah kegiatan untuk memproduksi, menjual dan membeli barang serta jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jadi tujuan utama berbisnis bukanlah mencari keuntungan, melainkan melayani kepentingan masyarakat. Keuntungan adalah simbol kepercayaan masyarakat atas kegiatan bisnis yang dilakukan.
Pada umunya tujuan didirikannya bisnis atau perusahaan tidak hanya profit oriented semata, namun secara keseluruhan tujuan didirikannya perusahaan meliputi :
1.        Profit
2.        Pengadaan barang atau jasa
3.        Kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat
4.        Full employment
5.        Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
6.        Kemajuan atau pertumbuhan
7.        Prestise dan prestasi
Meskipun tujuan utama mereka adalah memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak mempunyai tujuan lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para pembisnis yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainya bisa saja berbeda. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya :
  • ·         Ingin mencukupi berbagai kebutuhannya
  • ·         Untuk memakmurkan keluarga
  • ·         Ingin namanya dikenal banyak orang
  • ·         Karena ingin menjadi penerus usaha keluarga
  • ·         Ingin mencoba hal baru
  • ·         Ingin memanfaatkan waktu luang
  • ·         Ingin mempunyai usaha sendiri dan tidak bekerja pada orang lain.
  • ·         Ingin mendapat simpati. Dsb.


D.  Fungsi Bisnis
  Fungsi bisnis adalah untuk menciptakan nilai (kegunaan) suatu produk, yang semula kurang bernilai, setelah diubah atau diolah menjadi menjadi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat / konsumen. Nilai kegunaan (Utility Value) yang diciptakan oleh kegiatan bisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah terangkum dalam fungsi utama bisnis.
Fungsi utama bisnis adalah menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara :
  • Bisnis berfungsi untuk mengubah bentuk bisnis(form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
  • Bisnis berfungsi untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi distribusi
  • Bisnis mengubah pemilikan (possessive utility), yaitu fungsi penjualan
  • Bisnis berfungsi menunda waktu kegunaan. (time utility), atau fungsi pemasaran

Steinhoff menyebutkan ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :
  • Untuk mencari bahan mentah (acquiring raw material)
  • Untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi(manufacturing raw materials into product)
  •  Untuk menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing product to consumers)


2. Pendirian Badan Usaha
A.   Jenis-jenis Badan Usaha
Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan adalah suatu perusahaan atau bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal sedangkan pengusaha perorangan adalah pemilik dari suatu perusahaanperseorangan. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa ijin dan tata cara tertentu. Semua orang bebas berkembang membuat bisnis personal tanpa ada batasan untuk mendirikannya. Dari segi permodalan pengusaha perseorangan dapat saja mendapatkan pinjaman dari kreditor untuk operasional perusahaan, tetapi tidak berarti pinjaman itu sebagai bukti kepemilikan lain dari orang tersebut. Akibat dari adanya utang tersebut pemilik bertanggung jawab langsung dalam pelunasaan utang tersebut dan apabila terjadi keuntungan, pengusaha tidak perlu membagi keuntungannya kepada kreditor.

Ciri- ciri dari perusahaan ini :
1. Dimiliki perseorangan (individu atau perusahaan keluarga)
2. Pengelolaannya sederhana
3. Modalnya relative tidak terlalu besar
4. Kelangsungan usahanya tergantung pada para pemiliknya
5. Nilai penjualannya dan nilai tambah yang diciptakan relative kecil.

Prosedur pendirian perusahaan pribadi :
1. Membuat akte perusahaan ke notaris.
Karena perusahaan berbadan hukum maka sangat mutlak perlu membuat akte perusahaan Anda ke notaris. Biasanya akte ini berisi informasi tentang nama perusahaan, bergerak di bidang apa, nama para pemilik modal, pengurus perusahaan seperti siapa direktur utama, direktur, dan para komisaris.

2. Mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha.
Surat ini Anda dapatkan dari kantor kelurahan atau kantor kepala desa di mana perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat ini, Camat mengeluarkan surat keterangan yang sama. Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akte perusahaan Anda. Biasanya Anda dipungut biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu kelurahan kelurahan lain kelurahan.

3.Mengurus NPWP perusahaan.
Untuk mendirikan perusahaan, NPWP perusahaan adalah mutlak. Untuk mendapatkan NPWP, Anda memerlukan salinan akte perusahaan dan surat keterangan domisili. Biasanya pembuatan NPWP hanya butuh kira-kira 2 jam. Bila Anda memasukkan berkas di pagi hari ke kantor pajak, Anda sudah mendapatkannya di siang hari. Selain itu, tidak ada biaya administrasi yang perlu Anda bayar.

4. Mendapatkan Surat Keputusan pendirian perusahaan dari
Departemen Hukum dan HAM. Ini biasanya diurus oleh notaris Anda. Notaris biasanya menyerahkan salinan akte perusahaan, Surat Keterangan Domisili dan NPWP perusahaan Anda untuk mendapatkan SK perusahaan.

5. Mengurus SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).
SIUP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan agar perusahaan bisa beroperasi. Mengurus SIUP relatif sama di berbagai tempat.

6. Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
TDP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan. Persyaratannya relatif sama untuk berbagai daerah.
  
Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara, yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN bergerak di sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contoh: persero.
Di Indonesia, definisi BUMN menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN dapat pula berupa perusahaan nirlaba yang bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat.
Sejak tahun 2001 seluruh BUMN dikoordinasikan pengelolaannya olehKementerian BUMN, yang dipimpin oleh seorang Menteri BUMN. BUMN di Indonesia berbentuk perusahaan perseroan, perusahaan umum, dan perusahaan jawatan.

Perusahaan perseroan (Persero)
Perusahaan perseroan (persero) adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki oleh pemerintah (atas nama negara) yang tujuan utamanya mengejar keuntungan.
Ciri-ciri persero :

1.      Pendirian persero diusulkan oleh menteri kepada presiden
2.      Pelaksanaan pendirian dilakukan oleh mentri dengan memperhatikan perundang-undangan
3.      Statusnya berupa perseroan terbatas yang diatur berdasarkan undang-undang
4.      Modalnya berbentuk saham
5.     Sebagian atau seluruh modalnya adalah milik negara dari kekayaannegara yang dipisahkan
6.      Organ persero adalah RUPS, direksi dan komisaris
7.      Menteriyang ditunjuk memiliki kuasa sebagai pemegang saham milik pemerintah
8.   Apabila seluruh saham dimiliki pemerintah, maka menteri berlaku sebagai RUPS, jika hanya sebagian, maka sebagai pemegang saham perseroan terbatas
9.      RUPS bertindak sebagai kekuasaan tertinggi perusahaan
10.  Dipimpin oleh direksi
11.  Laporan tahunan diserahkan ke RUPS untuk disahkan
12.  Tidak mendapat fasilitas negara
13.  Tujuan utama memperoleh keuntungan
14.  Hubungan-hubungan usaha diatur dalam hukum perdata
15.  Pegawainya berstatus pegawaiswasta

Fungsi RUPS dalam persero pemerintah ialah memegang segala wewenang yang ada dalam perusahaan tersebut. RUPS juga berwenang untuk mengganti komisaris dan direksi. Direksi persero adalah orang yang bertanggung jawab atas pengurusan persero baik di dalam maupun di luar pengadilan. Pengangkatan dan pemberhentian dilakukan okeh RUPS. Komisaris adalah organ persero yang bertugas dalam pengawasan kinerja persero itu, dan melaporkannya pada RUPS.
Pada beberapa persero, pemerintah telah melakukan perubahan mendasar pada kepemilikannya dengan membuat persero tersebut menjadi perusahaan terbuka yang sahamnya bisa dimiliki oleh publik. Contohnya adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
Persero terbuka sesuai kebijakan pemerintah tentang privatisasi. Privatisasi adalah penjualan sebagian atau seluruh saham persero kepada pihak lain untuk peningkatan kualitas. Persero yang diprivatisasi adalah yang unsur usahanya kompetitif dan teknologinya cepat berubah. Persero yang tidak bisa diubah ialah:

1.      Persero yang menurutperundang-undangan harus berbentuk BUMN
2.      Persero yang bergerak di bidang hankam negara
3.      Persero yang diberi tugas khusus untuk kepentingan masyarakat
4.  Persero yang bergerak di bidang Sumber Daya Alam yang secara tegas dilarang diprivatisasi oleh UU
Ada dua persero yang berubah menjadi badan layanan umum, yakni Askes dan Jamsostek yang kini berubah menjadi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.


Perseroan Terbatas
Perseroan terbatas (PT) (bahasa Belanda: Naamloze Vennootschap) adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
Perseroan terbatas merupakan badan usaha dan besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas, yaitu sebanyak saham yang dimiliki. Apabilautang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebut dividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroan terbatas.
Selain berasal dari saham, modal PT dapat pula berasal dari obligasi. Keuntungan yang diperoleh para pemilik obligasi adalah mereka mendapatkan bunga tetap tanpa menghiraukan untung atau ruginya perseroan terbatas tersebut.

Ciri-ciri dari perseroan terbatas :
a. Modalnya terdiri dari saham-saham.
b. Pemegang kekuasaan tertinggi pada rapat umum pemegang saham.
c. Pemilik PT adalah pemegang saham jumlahnya banyak.
d. Pemegang saham bertanggung jawab sebatas modal.
e. Pengelola PT adalah dewan direksi yang diawasi oleh dewan komisaris.






Tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama Perseroan Terbatas

Tahap Pengajuan Nama PT.
Pengajuan nama perusahaan ini didaftarkan oleh notaris melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Kemenkumham. Adapun persyaratan yang dibutuhkan sebagai berikut:
1.      Melampirkan asli formulir dan pendirian surat kuasa
2.      Melampirkan photocopy Kartu Identitas Penduduk (“KTP”) para pendirinya dan para pengurus perusahaan
3.      Melampirkan photocopy Kartu Keluarga (“KK”) pimpinan/pendiri PT.

Proses ini bertujuan untuk akan melakukan pengecekan nama PT (apakah Nama PT tersebut sudah gunakan atau tidak?), dimana pemakaian PT tidak boleh sama atau mirip sekali dengan nama PT yang sudah ada maka yang perlu siapkan adalah 2 (dua) atau 3 (tiga) pilihan nama PT, usahakan nama PT mencerminkan kegiatan usaha anda. Disamping itu, pendaftaran nama PT ini bertujuan untuk mendapatkan persetujuan dari instansi terkait (Kemenkumham) sesuai dengan UUPT dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2011.

Tahap Pembuatan Akta Pendirian PT.
Pembuatan akta pendirian dilakukan oleh notaris yang berwenang diseluruh wilayah negara Republik Indonesia untuk selanjutnya mendapatkan pesetujuan dari Menteri Kemenkumham.

Patut untuk dipahami, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan akta ini, yaitu:
1.      Kedudukan PT, yang mana PT harus berada di wilayah Republik Indonesia dengan menyebutkan nama Kota dimana PT melakukan kegiatan usaha sebagai Kantor Pusat
2.      Pendiri PT minimal 2 orang atau lebih
3.      Menetapkan jangka waktu berdirinya PT: selama 10 tahun, 20 tahun atau lebih atau bahkan tidak perlu ditentukan lamanya artinya berlaku seumur hidup
4.      Menetapkan Maksud dan Tujuan serta kegiatan usaha PT
5.      Akta Notaris yang berbahasa Indonesia
6.      Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan;
7.      Modal dasar minimal Rp.50.000.000,- (lima puluh juta Rupiah) dan modal disetor minimal 25% (duapuluh lima perseratus) dari modal dasar
8.      Minimal 1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris
9.      Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT dengan Modal Asing atau biasa disebut PT PMA

Tahap Pembuatan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP).
Permohonan SKDP diajukan kepada kantor kelurahan setempat sesuai dengan alamat kantor PT anda berada, yang mana sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan (domisili gedung, jika di gedung).

Persyaratan lain yang dibutuhkan adalah:
1.      Photocopy Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir,
2.      Perjanjian Sewa atau kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili bukan di gedung perkantoran,
3.      Kartu Tanda Penduduk (KTP) Direktur,
4.      Izin Mendirikan Bangun (IMB) jika PT tidak berada di gedung perkantoran.

Tahap Permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Permohonan pendaftaran NPWP diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili PT. Persyaratan lain yang dibutuhkan, adalah: NPWP pribadi Direktur PT, photocopy KTP Direktur (atau photocopy Paspor bagi WNA, khusus PT PMA), SKDP, dan akta pendirian PT.

Tahap berikutnya pengesahan Anggaran Dasar Perseroan oleh Menteri Kemenkumham.
Permohonan ini diajukan kepada Menteri Kemenkumham untuk mendapatkan pengesahan Anggaran Dasar Perseroan (akta pendirian) sebagai badan hukum PT sesuai dengan UUPT. Persyaratan yang dibutuhkan antara lain:
1.      Bukti setor bank senilai modal disetor dalam akta pendirian.
2.      Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai pembayaran berita acara negara.
3.      Asli akta pendirian.

Mengajukan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
SIUP ini berguna agar PT dapat menjalankan kegiatan usahanya. Namun perlu untuk diperhatikan bahwa setiap perusahaan patut membuat SIUP, selama kegiatan usaha yang dijalankannya termasuk dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI) sebagaimana Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 57 Tahun 2009 Tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Permohonan pendaftaran SIUP diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau kabupaten terkait sesuai dengan domisili PT. Adapun klasifikasi dari SIUP berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No.39/M-DAG/PER/12/2011 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perdagangan No.36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Sumber :  
Buchari Alma dan Donni Juni Priansa, Manajemen Bisnis Syariah, (Bandung: Alfabeta, 2009). 
Amirullah dan Imam Hardjanto, Pengantas Bisnis, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2005).